Belajar Mengenal Brand dari Sebatang Rokok


Paijo sering membeli Djarum Super di warung depan, kadang beli di alfamart atau supermarket, namun akhir-akhir ini paijo membeli rokok Kembang Pakis, sebuah pemain baru dalam dunia udud. Mungkin karena murah dan cocok, si Paijo sekarang jarang membeli Djarum Super.

Dalam hal ini, Paijo adalah konsumen, Rokok adalah produk, djarum Super dan Kembang Pakis adalah Brand, serta supermarket, alfamart dan warung adalah media pemasaran brand tersebut.

Paijo membeli Kembang Pakis, bukan membeli Rokok

Faktanya jika sebuah brand sudah masuk ke otak dan konsumen merasa nyaman, maka yang terjadi adalah konsumen langsung mencari atau membeli produk dengan brand spesifik sesuai dengan apa yang ada di hatinya.

Contoh dalam dunia web.

Pembaca = Konsumen
Detik = Brand
Berita = Produk
Search Engine, Aplikasi, Social Media dll = Ibarat warung yang menjual udud tadi

Coba bandingkan jika:
Kita menjual rokok tanpa merk?
Jika kita jadi penjual satu-satunya mungkin bisa, tapi mampukah bertahan jika kita tak sendirian?

Ditulis Oleh You can leave a response, or trackback from your own site.